GIMANA JADINYA KALO Kesamber Petir?

Jeduuerrr!!! Bunyi petir menggelegar! Bunyinya saja sudah bikin kaget, apalagi kalo kena ‘sentuhannya’?

Wah, gimana rasaya ya kalo kita kesamber petir? Ups, jangan nanya. Tapi kamu perlu tahu, dan terlebih lagi perlu tahu gimana cara agar kamu nggak kesamber petir. Kan, akhir-akhir ini sering terjadi hujan, tentu saja petir-petir juga mungkin bisa ikutan muncul saat hujan turun.

Ada beberapa keadaan di mana seseorang bisa terkena sambaran petir. Macam sambaran petir berdampak berbeda terhadapmu.

1.      Sambaran langsung – ini adalah sambaran petir langsung dari mendung ke permukaan tanah. Malangnya, ia nggak kena tanah tapi menyambar kamu atau sesuatu yang sedang kamu pegang (misalnya tongkat, stik golf, atau pedang). Gara-gara menyambar kamu atau benda yang kamu pegang, petir ini berhenti di situ, nggak menyentuh tanah.

2.      Kilatan samping – kilat menyambar sesuatu yang dekat dengan tempat kamu berdiri, lalu ia meloncat ke kamu.

3.      Potensial kontak – ini terjadi saat kamu menyentuh sesuatu, seperti tiang listrik, pagar, atau pohon, petir menyambar benda itu dan aliran listrik mengalir dari benda tersebut ke tubuhmu melalui pegangang di benda itu.

4.      Step voltage – kamu sedang duduj dengan kedua kakimu di depanmu, lutut ke atas dan pantatmu menempel pada permukaan tanah di dekat sebuah area di mana sebuah petir langsung dari mendung menyambar. Karena aliran listrik menyebar, ia berkelana melalui tubuhmu, masuk di satu titik, misalnya kakimu, dan jeluar di titik yang lain, misalnya pantatmu.

5.      Tegangan bergelombang – saat kamu sedang menggunakan sebuah alat listrik atau telepon, petir menyambar catu daya atau kabel yang tersambung pada alat tersebut, dan kamu pun kesetrum.

Jenis kesetrum yang paling buruk adalah kesetrum langsung alias sambaran lagsnug. Dari data statistic, inilah yang paling fatal. Kena kilatan samping atau potensial atau potensial kontak menempati urutan selanjutnya, baru step voltage, lalu tegangan bergelombang. Jika kamu kena sambaran langsung, seluruh arus listrik masuk tubuhmu. Pada jenis yang lain, intensitas arus lebih sedikit karena sebagian energy listrik sudah menyebar.

Sistem peredaran darah, system pernafasan, dan system syaraf adalah system tubuh yang paling menderita ketika seseorang tersambar petir.

Sistem peredaran darah: dilaporkan, mayoritas kematian karena kena sambaran petir langsung disebabkan oleh serangan jantung.

Sistem pernafasan: ancaman terbesar system pernafasan adalah kelumpulan. Respirasi buatan dibutuhkan agar korban nggak mati karena kekurangan oksigen.

Sistem syaraf: saat system syaraf pusat terkena, beberapa dampak dapat terjadi seperti: gangguan jiwa, amnesia, kelumpuhan sementara, reflex yang tidak normal, kehilangan ingatan, kegugupan atau depresi.

GIMANA BIAR NGGAK KENA PETIR

Tiap tahun, lebih dari seribu orang tersambar petir di Amerika. Lebih dari seratusnya meninggal dunia. Petir bukan mainan. Nih, simak beberapa tindak pencegahan yang perlu kamu ambil jika terjebak di tengah-tengah mendung petir.

Jika kamu diluar ruangan:

1. Selalu cari naungan yang tepat di sebuah gedung atau di dalam mobil. Banyak orang berpikir kalo ban mobil-lah yang membuat seseorang di dalam mobil selamat dari tersetrum petir, karena ban mobil bukanlah konduktor. Sebenarnya, pada suatu medan listrik yang kuat, ban karet malah bisa lebih konduktif. Sebenarnya, yang bikin kamu selamat di dalam mobil adalah karena petir akan terus menjalari seluruh permukaan mobil lalu turun ke tanah. Ini terjadi karena mobil bertindak seperti kandang Faraday. Michael Faraday, seorang fisikawan inggris, menemukan bahwa sebuah kandang dari besi akan melindungi objek di dalamnya jika arus listrik berpotensi tinggi mengenai kandang tersebut. Besi, sebagai konduktor yang baik, akan meneruskan aliran listrik di sekeliling kandang dan meneruskannya secara aman ke tanah. Proses melindungi ala kandang Faraday ini sekarang digunakan secara luas untuk melindungi IC yang sensitive terhadap listrik statis di dunia alat-alat elektronika.

2. Hindari berlindung di bawah pohon. Pohon malah “menarik perhatian” petir. Lekatkan kedua telapak tangan kakimu sedekat mungkin, dan tundukkan kepalamu serendah mungkin tanpa menyentuh tanah – ingat bahaya tep voltage di atas – kamu harus berusaha agar hanya ada satu area tubuhmu yang berkontak langsung dengan tanah. Tapi jangan mencoba untuk berdiri dengan satu kaki, capek nanti. Jangan pula berpikir untuk berbaring telentang atau tengkurap. Lho, bukankah kalo berbaring itu juga Cuma satu area tubuh yang menempel? Iya sih, tapi gimana kalo arus listrik mengalir melewati seluruh tubuhmu, misalnya lewat ujung kaki sampai ujung kepala? Duh, gimana rasanya…!

Jangan kira kalo kita sudah di dalam ruangan lalu aman-aman saja dari petir. Ternyata petir masih bisa menyusup masuk ke rumah kita. Simak pencegahannya agar kamu nggak kesetrum petir:

1. Jauhi telepon kabel. Jika kamu pengin menelpon, gunakan telpon tanpa kabel atau pake telepon seluler. Soalnya, jika petir menyambar kabel telepon di luar, arus listriknya akan mengalir ke setiap pesawat telepon yang terhubung dengan kabel tersambar tadi. Dan jika kamu sedang menggunakannya, Duer! Kamu bisa kena.

2. Jauhi pipa besi – biasanya pipa air, seperti shower atau bathub. Jika petir menyambar rumah atau halaman rumah, ia bisa meneruskan aliran listrik ke pipa besi yang dipakai untuk saluran air. Sekarang sih, udah banyak pipa air pake PVC. Cuma, jika kamu nggak yakin pipa airmu dari apa, jauhi saja.(Majalah Elfata edisi 11 Vol. 08 2008)

Perihal Goegoem
the identification unknown........ identitas tidak diketahui.........

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: