Bangkitkan Stamina dengan PISANG Bab 2

Halo Semua! kita kembali lagi ke Pembahsan yang sebelumnya, Bangkitkan Semangat dengan PISANG. Dalam Bab sebelumnya, Pisang mengandung karbohidrat kompleks yang tersedia secara bertahap sehingga dapat menyediakan energi dalam waktu tidak terlalu cepat. Sehingga dahulu, Pisang digunakan oleh para atlet Amerika sebagai makanan penambah stamina. Simak lanjutannya berikut ini.

Kaya Vitamin dan Mineral

Tidak hanya unggul dalam menghasilkan energi, pisang juga mengandung sejumlah mineral yang tidak kalah pentingnya bagi kesehatan manusia. Mineral utama yang tersimpan dalam pisang adalah kalium. Menurut Hardinsyah, salah satu manfaat penting dari kalium untuk menjaga tekanan darah. “Kalium ini bagus untuk keseimbangan elektrolit tubuh sehingga kita bisa menjaga tekanan darah kita. Karena itu bagus untuk orang-orang yang ada risiko tekanan darah tinggi,: urai Guru Besar Ilmu Gizi, Fakultas Ekologi Manusia IPB ini.
Mineral penting lain yang terkandung dalam buah pisang adalah Zat besi, magnesium, fosfor, dan kalsium. Sebagian besar mineral ini khusus-nya zat besi hampir 100% dapat diserap oleh tubuh. Berdasarkan berat keringnya, 100 g pisang menyimpan 2 mg zat besi dan 0.8 mg seng. Kandungan zat besi yang tinggi ini sangat bermanfaat bagi penderita anemia.
Di samping mineral, kandungan vitamin dalam buah pisang pun cukup lengkap. Mulai dar vitamin A, B, B1, B2, B6, B9, C, dan D. sebagai contoh vitamin B6 yang bermanfaat untuk meningkatkan fungsi kognitif terutama bagi anak sekolah. Vitamin B6 ini berfungsi dalam sintesis dan metabolisme protein khususnya serotonim. Serotonim ini berperan aktif dalam membantu kelancaran fungsi otak. “Karena itulah (vitamin) B6 ini sangat baik untuk menjaga onsentrasi anak,” tambah Hardinsyah.
Fakta lainnya, kandungan Vitamin B6 dalam pisang sangat berperan dalam metabolisme energi yang berasal dari karbohidrat. Vitamin ini membantu pembentukan energi dengan membakar cadangan gula yang terdapat di sela-sela organ tubuh sehingga menunjang tersedianya energi bagi otak untuk beraktivitas.
Lalu kandungan asam folat atau Vitamin B9. Vitamin ini sangat dibutuhkan ibu hamil untuk mencegah timbulnya cacat tabung syaraf pada janin. Cacat tersebut dapat berupa kelainan pada tulang belakang atau otak menjadi tidak terbentuk. Konsumsi asam folat sebanyak 0.4-0.8 mg perhari akan menurunkan risiko kecacatan pada bayi sebesar 80%. Dua buah pisang mengandung sekitar 58 mikrogram asam folat yang setara dengan sepertiga kebutuhan asam folat tubuh.

Diabetes dan Maag

walaupun rasanya manis dan mengandung zat gula, pisang aman dikonsumsi oleh penderita diabetes melitus. Gula yang dikandung pisang merupakan gula buah berupa fruktosa yang indeks glikemiknya lebih rendah dibandingkan glukosa.
“Kalau orang diabetes mau makan pisang, sebaiknya yang agak mengkal, dan jangan berlebihan,” saran Hardinsyah. Pisang mengkal ini bahkan dianjurkan untuk dikonsumsi penderita diabetes sebagai pengganti nasi. Caranya, kukus pisang mengkal ini kemudian diserut kasar.
Contoh penggunaan pisang sebagai makanan bagi penderita diabetes telah dipraktikkan masyarakat Gorontalo. Di daerah tersebut, jenis pisang setempat, yaitu pisang goroho mengakl dikukus kemudian dicampur kelapa parut muda. Menurut penelitian, walauoun tidak terlihat secara langsung, penurunan kadar gula darah bisa terjadi bila konsumsi pisang ini dilakukan secara teratur.
Lain lagi dengan manfaat buah pisang untuk maag. Disebut oleh Hardinsyah, Pisang merupakan buah antimaag. “Untuk orang yang punya penyakit maag, pisang mengkal ini bagus dalam mengendalikan asam lambung,” ucapnya. Kandungan pektin pada pisang bermanfaat dalam melindungi selaput lendir lambung dari pengaruh asam lambung.

Beda Jenis, Beda Cara Konsumsi

Pemanfaatan pisang tergantung jenisnya. Ada jenis yang memang biasa dimakan langsung sebagai buah segar.” Contohnya pisang ambon, cabendish. Memang enaknya dimakan langsung karena lebih manis dan daging buahnya lebih lunak,” kata Hardinsyah.
Ada pula pisang yang lebih nikmat jika diolah terlebih dahulu, entah digoreng atau dibuat kolak. Misalnya pisang batu, pisang raja, atau pisang kepok. “Pisang jenis ini lebih banyak seratnya, tidak terlalu lunak,. Kandungan karbohidratnya mungkin sama, tapi pemanfaatannya saja yang berbeda,” tambahnya.
Selain nilai-nilai plus tersebut, masih banyak manfaat kesehatan lain yang bisa didapatkan dari buah pisang. Di antara untuk menurunkan tingkat depresi, mengatasi panas dalam, diare, dan sembelit. Jadi, jangan ragu untuk menyantapnya. Yuk, makan pisang!

Perihal Goegoem
the identification unknown........ identitas tidak diketahui.........

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: